Karya Tulis Ilmiah



HUBUNGAN ANTARA PEMBERIAN MP-ASI DENGAN STATUS DIARE PADA ANAK USIA 7-24 BULAN DI DESA BATURETNO KECAMATAN SINGOSARI KABUPATEN MALANG

Prodi : Polkesma Gizi
Pengarang : FIRLIA ELOK MEGAWATI
Dosen Pembimbing : Bernadus Rudy Sunindya, MPH
Klasifikasi/Subjek : ,
Penerbitan : , Malang: 2015.
Bahasa : Indonesia
PENYIMPANAN
Lokasi : PUSAT-25-A-
Jumlah : 0

Abstraksi

ABSTRAKSI FIRLIA ELOK MEGAWATI, 2015. “ Hubungan Antara Pemberian MP-ASI dengan Status Diare Pada Anak Usia 7-24 bulan di Desa Baturetno Kecamatan Singosari Kabupaen Malang”. Jurusan Gizi, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. (Pembimbing: Bernadus Rudy Sunindya, MPH) Kejadian diare adalah penyebab ketiga angka kesakitan dan kematian anak akibat kehilangan cairan dan elektrolit melalui tinja. Bertambahnya usia bayi bertambah pula kebutuhan gizinya, dan pemberian MP-ASI setelah usia 6 bulan merupakan cara memenuhi kebutuhan nutrisi bayi. Namun pemberian MP-ASI sebelum 6 bulan serta cara pemberin yang tidak sesuai akan meningkatkan resiko terjadinya diare pada bayi karena belum siapnya sistem pencernaan dan mudahnya bakteri masuk ke daam tubuh bayi melalui makanan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apa ada hubungan antara pemberian MP-ASI dengan status diare pada bayi usia 7-24 bulan. Penelitian ini dilakukan di Desa Baturetno Kecamatan Singosari Kabupaten Malang. Jenis penelitian yang digunakan adalah Observasional dengan desain cross sectional. Pengumpulan data dilakukan dengan kuisioner dan untuk mengetahui hubungan antar variabel diuji menggunakan Uji Chi-Square. Responden yang digunakan adalah bayi berusia 7-24 bulan dan memenuhi kriteria sejumlah 45 bayi. Hasil penelitian menunjukkan: dari 45 anak yang usia pemberian 13-24 bulan dan mengalami diare 15,6% (p-value 0,53) menunjukkan bahwa faktor yang diteliti tidak signifikan, serta dari 45 bayi yang bentuk pemberian MP-ASI lunak dan mengalami diare 35,6% (p-value 0,213) menunjukkan bahwa faktor yang diteliti tidak signifikan, anak yang mendapatkan jumlah MP-ASI ≤ 6 sdm dan mengalami diare 60% (p-value 0,049) menunjukkan bahwa faktor yang diteliti tidak signifikan, serta anak yang mendapatkan frekuensi pemberian MP-ASI ≤ 3 kali sehari dan mengalami diare 64,4% (p-value 0,139) menunjukkan bahwa faktor yang diteliti tidak signifikan. Key Word : Diare, MP-ASI



Lampiran